[Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)

[Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52) - Hallo ѕаhаbаt Mari Membaca Novel, Pаdа Artikel уаng аndа bаса kali іnі dеngаn judul [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52), kаmі tеlаh mempersiapkan аrtіkеl іnі dеngаn bаіk untuk anda bаса dan аmbіl іnfоrmаѕі dіdаlаmnуа. mudаh-mudаhаn isi роѕtіngаn Artikel Di Penghujung Senja, уаng kаmі bagikan іnі dapat аndа pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)
link : [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)

Baca juga


[Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)

"Kamu dari mana saja, Samuel?" tanya dr. Nira yang menemukannya baru datang.

"Ada urusan sedikit," jawabnya, sembari menuju ke bangsal khusus anak-anak yang sudah menunggunya sejak pagi.

"Mereka semua butuh cerita Han, aku tidak mengatakan kepada mereka bahwa Zuri tak akan kembali untuk melanjutkan ceritanya," kata dr. Nira mengikuti langkahnya dan Han tersenyum. Sembari memikirkan sebuah akhir sebagaimana sebuah cerita yang cocok untuk anak-anak.

Ah, Zuri, mengapa dia mengakhiri cerita untuk anak-anak dengan menyedihkan?

"Dokter!” seorang anak lelaki berlari ke arahnya dengan girang.

Han menyapanya sambil tersenyum lebar dan dituntun anak itu masuk ke bangsal. "Jadi… cerita apa yang kalian tunggu?"

Hutan yang telah binasa sehingga Kayo dan Ramo-ramo tak punya jalan lagi oleh karena bertemu jurang. Mereka melompat bersama dan saat itu berjanji bahwa suatu hari nanti akan bertemu lagi pada kehidupan yang akan datang. Mereka akan bertemu hanya untuk satu perkara, yaitu jatuh cinta. Waktu akan terus berputar, mengulangi satu siklus kehidupan yang sama, untuk lahir, hidup dan mati, atas nama cinta.

Di kehidupan mendatang itu mereka bertemu di sebuah bangunan besar di mana cerita baru dimulai dan berlalu oleh waktu. Di mana angin meniupkan daun-daun berguguran. Di sana Han kembali membuka surat Liong dan membacanya untuk terakhir kali. Semua telah menjadi kenangan, dan ia pun merobek kertas lusuh itu menjadi potongan yang kecil sekali agar angin dapat menerbangkannya seperti daun-daun kering itu.

Sekilas ia bisa melihat dua orang itu menangkap daun-daun yang berterbangan, sedang ia sendiri hanya memandang. Di bawah terik matahari, di bawah awan berarak, menutupi langit biru yang sedikit terlihat. Tapi, sekali ia mengedipkan mata mereka pun lenyap, hanya tinggal angin yang berhembus, menyisakan kerinduan yang dalam untuk dapat bertemu suatu hari nanti di penghujung senja

Di Penghujung Senja - Tamat 




Dеmіkіаnlаh Artikel [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)

Sеkіаnlаh artikel [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52) kаlі іnі, mudаh-mudаhаn bіѕа mеmbеrі mаnfааt untuk anda ѕеmuа. bаіklаh, ѕаmраі jumра dі postingan artikel lаіnnуа.

Andа ѕеkаrаng mеmbаса artikel [Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52) dеngаn lіnk https://ebookzea.blogspot.com/2020/08/baca-novel-dewasa-di-penghujung-senja_14.html

0 Response to "[Baca Novel Dewasa] Di Penghujung Senja Bagian 6 (Hal 52)"

Post a Comment